Pertanyaan yang paling sering muncul sebelum memesan rumput adalah berapa lembar atau berapa meter persegi yang dibutuhkan. Jawaban sederhana, luas bidang tanam dikalikan kebutuhan per meter persegi, hampir selalu kurang tepat karena tidak memperhitungkan potongan, sambungan, dan bidang yang tidak jadi ditanami. Selisih satu atau dua meter persegi pada halaman kecil sudah cukup membuat pekerjaan berhenti di tengah jalan. Baca juga Rumput Gajah Mini di Makassar.
Perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan memisahkan tiga hal: luas bersih bidang tanam, tambahan untuk potongan dan sambungan, serta cadangan untuk tambalan. Ketiganya dicatat terpisah supaya dapat diperiksa ulang. Berikut cara menghitungnya dengan contoh angka yang mudah diikuti.
Mengukur luas bersih bidang tanam
Ukur panjang dan lebar setiap bidang, lalu catat dalam satuan meter. Untuk bidang yang tidak persegi, bagi menjadi beberapa bentuk sederhana dan hitung satu per satu. Contoh: halaman berbentuk huruf L dapat dipecah menjadi persegi panjang 6 kali 4 meter dan persegi panjang 3 kali 2 meter, sehingga luas totalnya 24 ditambah 6 sama dengan 30 meter persegi.
Kurangi luas yang tidak akan ditanami: carport, teras, bak kontrol, bedeng bunga, dan jalur batu. Pengurangan ini harus dilakukan dengan ukuran, bukan perkiraan. Bila bidang tanam berupa jalur sempit di antara pagar dan saluran, ukur lebar bersihnya; lebar 60 cm dengan panjang 12 meter menghasilkan 7,2 meter persegi, bukan 12 meter persegi.
Menentukan kebutuhan per meter persegi
Rumput gajah mini dipasang sebagai lempeng atau sobekan yang disambung. Kebutuhan per meter persegi bergantung pada ukuran potongan yang dipakai dan kerapatan sambungan yang diinginkan. Potongan besar menutup lebih cepat tetapi menyisakan lebih banyak sisa potong pada bidang lengkung; potongan kecil lebih mudah mengikuti bentuk tetapi membutuhkan lebih banyak tenaga. Baca juga Cara Menanam Rumput Taman Gajah Mini.
Untuk perencanaan, tetapkan satu angka acuan per meter persegi dan pakai angka itu secara konsisten di seluruh pekerjaan. Bila memakai ukuran potongan yang berbeda pada tahap berikutnya, catat perubahannya. Mencampur dua cara hitung dalam satu pekerjaan membuat laporan pemakaian bahan tidak dapat dibandingkan dengan rencana.
Menambahkan toleransi untuk potongan dan sudut
Bidang persegi panjang dengan sisi lurus memerlukan tambahan kecil, sekitar lima persen. Bidang dengan banyak lengkung, tiang pagar, dan sudut sempit memerlukan tambahan lebih besar, bisa mencapai sepuluh sampai lima belas persen. Tambahan ini bukan pemborosan, melainkan pengganti bagian yang terbuang saat memotong mengikuti bentuk.
Hitung jumlah titik sulit secara nyata. Satu tiang pagar bundar berdiameter 15 cm memaksa pemotongan melingkar yang menyisakan potongan kecil tidak terpakai. Sepuluh tiang seperti itu pada satu bidang dapat menghabiskan tambahan setengah meter persegi. Catat titik-titik ini di denah sebelum menghitung.
Menyiapkan alat ukur dan denah kerja
Pengukuran tidak memerlukan alat mahal, tetapi memerlukan alat yang tepat. Meteran gulung sepanjang 30 meter cukup untuk halaman rumah, ditambah patok dan tali untuk menandai batas bidang. Untuk bidang lengkung, gunakan tali yang diletakkan mengikuti tepi, lalu ukur panjang tali tersebut sebagai keliling.
Gambar denah sederhana di atas kertas berpetak, dengan skala yang mudah dibaca, misalnya satu kotak mewakili satu meter. Tulis ukuran pada setiap sisi, bukan hanya luas akhirnya. Denah seperti ini dapat dipakai ulang saat pemasangan, ketika pekerja perlu memastikan bidang mana yang sudah ditutup dan bidang mana yang masih terbuka.
Buat rekapitulasi terpisah dari denah. Satu lembar berisi daftar bidang dengan kolom nama bidang, panjang, lebar, luas, dan keterangan. Jumlahkan kolom luas di bagian bawah, lalu periksa apakah totalnya masuk akal dibandingkan luas halaman secara keseluruhan. Bila total luas bidang tanam lebih besar dari luas halaman, ada ukuran yang salah ketik atau bidang yang terhitung dua kali.
Memisahkan cadangan dari kebutuhan utama
Cadangan tambalan berbeda dari toleransi potongan. Cadangan disimpan untuk mengganti bagian yang gagal tumbuh pada dua sampai empat pekan pertama. Untuk halaman rumah, cadangan sekitar dua sampai tiga persen sudah memadai bila penyiraman berjalan baik. Untuk bidang besar, cadangan disimpan di satu lokasi teduh dan dicatat sebagai bahan belum terpasang.
Periksa juga apakah denah memuat bidang yang akan ditanami di tahap kedua. Pekerjaan yang direncanakan bertahap sering menyisakan area cadangan yang belum jelas statusnya, sehingga terhitung dua kali atau tidak terhitung sama sekali. Tandai area seperti ini dengan warna berbeda dan tetapkan apakah termasuk pengadaan sekarang atau nanti.
Pisahkan catatan kebutuhan utama dan cadangan di dokumen yang sama dengan kolom berbeda. Cara ini mencegah cadangan dipakai untuk menutup kekurangan akibat potongan yang boros, sehingga saat tambalan dibutuhkan tidak ada bahan tersisa. Pada akhir pekerjaan, sisa cadangan dapat dipakai untuk bidang lain atau dibuang bila sudah lama.
Contoh hitungan lengkap untuk satu halaman
Ambil contoh halaman dengan luas bersih 30 meter persegi, dua belas titik tiang pagar, dan satu sudut lengkung. Toleransi ditetapkan sepuluh persen karena banyak titik sulit, sehingga kebutuhan menjadi 33 meter persegi. Cadangan tambalan dua persen dari luas bersih sekitar 0,6 meter persegi, dibulatkan menjadi satu meter persegi. Total rencana pengadaan 34 meter persegi.
Dari angka itu, susun pembagian kiriman: 24 meter persegi pada pengiriman pertama untuk bidang utama, sepuluh meter persegi pada pengiriman kedua untuk jalur samping dan tambalan. Pembagian ini memungkinkan pemasangan diselesaikan bertahap tanpa menyimpan bahan terlalu lama di halaman.
Memeriksa hasil hitungan dengan pemakaian nyata
Setelah pemasangan, bandingkan luas terpasang dengan bahan yang terpakai. Bila selisihnya jauh lebih besar dari rencana, cari penyebabnya: potongan terlalu banyak, sambungan terlalu longgar, atau ada bahan yang rusak saat dibongkar. Catatan ini menjadi acuan untuk pekerjaan berikutnya di lokasi yang mirip.
Ukur ulang bidang yang sudah selesai dengan cara sederhana, misalnya menghitung jumlah lempeng per baris dikalikan panjang baris. Cara ini tidak seakurat pengukuran awal, tetapi cukup untuk memastikan tidak ada bidang yang terlewat. Tandai bidang yang sudah selesai di denah dengan warna berbeda agar pekerja tidak mengulang atau melewatkan area.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah kebutuhan selalu luas dikali satu?
Tidak. Angka per meter persegi bergantung pada ukuran potongan dan kerapatan sambungan, lalu ditambah toleransi potongan serta cadangan tambalan.
Berapa toleransi yang wajar untuk halaman berbentuk rumit?
Sepuluh sampai lima belas persen masih wajar bila terdapat banyak lengkung, tiang, dan sudut sempit. Bidang lurus cukup lima persen.
Apakah cadangan perlu dibeli sekaligus?
Lebih baik dibeli sekaligus agar warna dan jenisnya sama, lalu disimpan di tempat teduh dengan penyiraman teratur sampai dibutuhkan.
Bagaimana bila bahan yang datang kurang dari hitungan?
Hentikan pemasangan pada satu zona, catat kekurangan, dan minta tambahan sebelum melanjutkan agar sambungan tidak dibuat dengan potongan yang terlalu kecil.
Setelah hitungan selesai, periksa kembali dengan cara terbalik: bagi total bahan dengan luas bersih, lalu lihat apakah angka per meter persegi yang dihasilkan masih wajar. Bila hasilnya jauh di atas perkiraan, kemungkinan ada bidang yang terhitung dua kali atau toleransi yang terlalu besar.


