
Halaman rumah di Makassar sering berukuran kecil, berbentuk ganjil, dan berbatasan langsung dengan teras, carport, atau saluran air. Memasang rumput gajah mini di ruang seperti ini lebih menyerupai pekerjaan menjahit daripada menanam: lempeng harus dipotong mengikuti sudut, disambung rapat, dan ditekan agar akar menyentuh tanah. Kesalahan kecil pada sambungan akan terlihat sebagai garis cokelat dalam beberapa hari.
Pemilik rumah biasanya memutuskan memasang rumput karena ingin halaman terlihat rapi dan tidak berlumpur saat hujan. Keinginan itu wajar, tetapi hasilnya bergantung pada kesiapan alas tanam dan disiplin penyiraman pada dua pekan pertama. Bagian berikut membahas urutan pekerjaan untuk halaman rumah, dari pengukuran sampai potong pertama.
Mengukur halaman sebelum memesan lempeng
Bagi halaman menjadi bentuk-bentuk sederhana: persegi panjang di depan teras, segitiga di sudut pagar, jalur sempit di samping rumah. Ukur masing-masing, kalikan, lalu jumlahkan. Kurangi luas yang akan ditutup batu, pot, atau tempat jemuran. Cara ini jauh lebih akurat daripada mengalikan panjang pagar dengan lebar halaman.
Tambahkan cadangan untuk potongan sudut dan sambungan yang tidak pas. Halaman dengan banyak tikungan, tiang pagar, dan bedeng bunga memerlukan cadangan lebih besar daripada halaman polos. Catat juga lebar jalur masuk; bila kurang dari satu meter, gerobak dorong tidak dapat lewat dan lempeng harus diangkut dengan ember atau dipikul.
Menyiapkan alas tanam untuk ruang sempit
Cangkul tanah sedalam 10 sampai 15 cm, lalu buang puing, pecahan bata, dan sisa adukan yang biasa tertinggal setelah pembangunan rumah. Tanah yang masih bercampur kerikil tidak dapat menahan akar dengan baik dan cepat mengering. Campur kompos atau pupuk kandang matang sebanyak dua sampai tiga sekop per meter persegi, kemudian ratakan.
Buat permukaan sedikit miring menjauhi dinding rumah, sekitar 1 sampai 2 persen, supaya air hujan tidak menggenang di dekat pondasi. Padatkan dengan cara diinjak pelan sambil disiram, bukan dipukul dengan benda berat. Permukaan yang terlalu padat membuat air berhenti di atas dan akar sulit masuk, sedangkan permukaan yang terlalu gembur membuat lempeng turun tidak rata.
Meletakkan lempeng agar sambungan tidak terbuka
Mulai dari sisi yang paling lurus, biasanya sepanjang pagar atau tepi teras, lalu berjalan mundur ke arah pintu. Susun seperti susunan bata: sambungan pada satu baris tidak bertemu dengan sambungan baris di sebelahnya. Pola ini menyebarkan tekanan dan membuat hamparan lebih tahan terhadap lalu lintas kaki.
Tekan setiap lempeng dengan telapak tangan atau papan lebar supaya kontak dengan tanah merata. Untuk sudut dan lengkung, potong lempeng dengan pisau tajam atau cutter besar, lalu pasang potongan kecil di bagian tepi. Jangan menutup celah dengan tanah tebal, karena rumput akan naik dan membentuk gundukan yang terpotong tidak rata pada pemotongan pertama.
Menyiram dengan cara yang benar pada hari-hari awal
Penyiraman pertama harus membasahi tanah di bawah lempeng, bukan hanya daun. Siram sampai air terasa di ujung jari ketika tanah dijepit, lalu hentikan sebelum tergenang. Pada hari biasa yang panas, penyiraman pagi lebih baik daripada sore, karena daun sempat kering sebelum malam dan tidak memicu penyakit.
Gunakan selang dengan kepala semprot halus, atau ember bercerat. Aliran deras dari kran langsung akan menggeser lempeng dan membongkar sambungan yang baru dibuat. Bila halaman ditinggal penghuni pada siang hari, letakkan beberapa botol berlubang atau minta tetangga menyiram; rumput yang baru dipasang tidak boleh kering sampai akar mencengkeram.
Memotong pertama setelah rumput mencengkeram
Uji cengkeraman dengan menarik sepotong rumput pelan-pelan. Bila terangkat seperti karpet, akar belum mengikat tanah dan pemotongan harus ditunda. Bila tertahan, mesin potong dapat dipakai dengan ketinggian bilah disetel pada sepertiga bagian atas, tidak lebih pendek.
Pastikan bilah tajam. Bilah tumpul mencabut ujung daun dan meninggalkan tepi yang berbulu, dan tepi seperti itu lebih mudah mengering. Potong pada pagi hari setelah embun hilang, lalu bersihkan sisa potongan agar tidak menutupi permukaan. Untuk halaman kecil, potongan rumput dapat dipakai sebagai mulsa tipis di bedeng bunga.
Memilih waktu pemasangan di musim hujan dan kemarau
Memasang lempeng pada awal musim hujan menguntungkan karena penyiraman hampir tidak perlu dilakukan. Risikonya, hujan deras tepat setelah pemasangan dapat menggenangi halaman dan membuat lempeng terapung. Bila ramalan menunjukkan hujan lebat, tunda satu atau dua hari dan pastikan saluran halaman tidak tersumbat daun.
Pada kemarau, pemasangan tetap dapat dilakukan asalkan sumber air jelas dan penyiraman dua kali sehari benar-benar dijalankan. Halaman tanpa naungan akan mengering lebih cepat pada sisi barat. Sebar mulsa tipis dari jerami atau sisa potongan rumput di antara sambungan yang masih terbuka untuk menahan penguapan pada hari-hari pertama.
Masalah yang sering muncul di halaman rumah
Genangan dekat talang dan saluran air biasanya bukan karena rumputnya, melainkan karena permukaan tanah tidak diberi kemiringan. Naungan di bawah pohon besar membuat rumput tumbuh jarang dan memanjang, sehingga hamparan terlihat tipis. Lalu lintas anak dan hewan peliharaan pada jalur yang sama berulang kali memadatkan tanah dan menekan daun.
Untuk semua masalah itu, perbaikan kecil lebih efektif daripada menambah pupuk. Tambal bagian yang botak dengan lempeng baru setelah tanah digemburkan, alihkan jalur jalan dengan batu pipih, dan pangkas cabang bawah pohon agar cahaya pagi masuk. Perubahan kecil ini biasanya cukup untuk mempertahankan halaman tetap rapi tanpa pekerjaan besar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah rumput gajah mini cocok untuk halaman yang sering dipijak?
Cocok untuk lalu lintas ringan seperti jalan keluarga dan tempat bermain anak. Untuk jalur yang dilewati setiap hari, sebaiknya diberi pengerasan batu atau dipindahkan agar rumput tidak menipis.
Berapa banyak air yang dibutuhkan setelah pemasangan?
Cukup untuk membasahi lapisan atas sampai kedalaman akar, dua kali sehari pada cuaca terik. Lebih baik sedikit tetapi merata daripada banyak sekaligus hingga tergenang.
Bolehkah memakai tanah bekas urugan proyek rumah?
Boleh bila tanah itu bukan sisa adukan dan tidak bercampur puing. Tanah urugan yang padat perlu dicampur kompos dan digemburkan lebih dahulu sebelum lempeng diletakkan.
Mengapa rumput di tepi pagar terlihat berbeda warna?
Biasanya karena naungan, percikan air hujan dari atap, atau tanah yang lebih padat di dekat pondasi. Periksa ketiga hal itu sebelum menambah pupuk.
Uji kemiringan halaman dengan menyiram satu bidang kecil, lalu lihat ke mana air bergerak. Bila air berhenti di dekat dinding, perbaiki elevasi lebih dahulu; memasang rumput di atas cekungan hanya memindahkan masalah ke minggu berikutnya.

